img_head
BERITA

Pemaparan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB

Peb14

Konten : berita kegiatan
Telah dibaca : 59 Kali

Dalam rangka pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB, Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB (Bapak Wendra Rais, SH., MH) pada Kamis tanggal 07 Februari 2019 telah mengadakan rapat intern terbatas untuk membentuk Struktur Organisasi Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB Tahun 2019. Pembentukan struktur tersebuat dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB Nomor : W1-U12/108/PS.00/II/2019 Tentang Pembentukan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB Tahun 2019.

 

Menindaklanjuti pembentukan Tim Kerja tersebut, maka pada hari ini, Kamis tanggal 14 Februari 2019, pasca pelaksanaan rapat bulanan periode Februari 2019 dilaksanakan kegiatan Pemaparan mengenai Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB. Bertindak selaku pemateri yaitu Bapak Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB (Bapak Wendra Rais, SH., MH) selaku Pembina Pembangunan Zona Integritas yang kemudian dilanjutkan oleh Ibu Fitriani, SH., MH selaku Ketua Pembangunan Zona Integritas Menuju WBM dan WBBM pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB.

Dalam pemaparannya, baik Pembina maupun Ketua  menyampaikan beberapa point penting terkait Pembangunan Zona Integritas Menuju WBM dan WBBM pada Pengadilan Negeri Lhoksukon Kelas IB, antara lain yaitu pedoman yang digunakan dalam rangka pembangunan Zona Integritas, dasar hukum, pengertian umum, tahapan, komponen pengungkit (bobo 60%) dan komponen hasil (bobot 40%), sistem penilaian indikator pengungkit dan beberapa hal terkait lainnya.

  • Galeri